
Physiorehab merupakan pusat fisioterapi dan rehabilitasi yang menyediakan berbagai macam layanan untuk menangani masalah-masalah kesehatan neurologis, pasca operasi dan muskuloskeletal. Hasil perawatan yang dilakukan di tempat ini sangatlah memuaskan sehingga tidak aneh kalau banyak pasien yang melakukan rehabilitasi di tempat ini. Untuk Anda yang belum mengetahui seperti apa kualitas hasil perawatannya sebaiknya lihat penjelasan lengkapnya di bawah ini.
Prosedur Perawatan di Physiorehab

Ada beberapa prosedur yang harus diikuti pasien ketika menjalani perawatan hingga akhirnya mendapatkan hasil yang memuaskan. Berikut ini penjelasan lengkap tentang prosedur-prosedurnya.
Diagnosa Awal
Bagus dan tidaknya hasil perawatan tergantung dari proses diagnosis yang dilakukan oleh tenaga medis. Umumnya sebelum perawatan dimulai, pasien akan melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan tenaga medis untuk mengetahui informasi seputar masalah kesehatan, mulai dari keluhan yang dirasakan, riwayat kesehatan dan faktor yang menjadi pemicu masalah kesehatan.
Konsultasi ini dilakukan secara intens agar informasi yang diperoleh bisa tepat dan akurat. Setelah selesai melakukan konsultasi, selanjutnya tenaga medis akan melakukan pemeriksaan fisik. Kalau diperlukan, tenaga medis juga akan melakukan tes laboratorium atau radiologi untuk mengetahui secara pasti kondisi pasien.
Menentukan Program Terapi
Setelah memperoleh hasil diagnosa, kemudian tenaga medis akan membuat program terapi yang sesuai kondisi dan kebutuhan pasien. Pendekatan ini dilakukan agar perawatan bisa lebih efektif dan hasilnya lebih optimal.
Adapun terapi yang biasanya dipilih untuk mengatasi masalah pasien adalah latihan fisik, terapi panas dan dingin, fisioterapi manual dan lain sebagainya. Selama tenaga medis melakukan terapi, pasien selalu didampingi tenaga profesional yang memastikan bahwa teknik yang digunakan sudah tepat dan mencegah terjadinya cedera lebih parah ketika terapi dilakukan.
Evaluasi dan Monitoring Berkala
Pasien tidak hanya melakukan terapi satu kali saja tapi ada banyak sesi terapi yang harus diikuti pasien agar hasil terapinya bagus. Selama terapi berlangsung akan terus dilakukan evaluasi untuk melihat perkembangan pasien.
Jika kesehatan pasien belum membaik nantinya akan dibuat program baru yang lebih efektif. Dengan dilakukannya monitoring dan evaluasi secara berkala nantinya kondisi pasien akan cepat pulih dan bisa melakukan aktivitas sehari-hari dengan normal.
Hasil yang Diperoleh dari Perawatan di Physiorehab
Dari perawatan yang dilakukan di layanan kesehatan ini, pasien mendapatkan hasil yang sangat memuaskan. Berikut ini beberapa contoh hasilnya.
Rasa Nyeri Berkurang
Hasil yang paling cepat terlihat adalah tidak lagi merasa nyeri. Melalui berbagai macam terapi manual yang dilakukan, tenaga medis berhasil memblokir sinyal nyeri yang akan dikirim ke otak. Rasa nyeri yang dialami pasien bisa berkurang secara permanen berkat kemampuan tenaga medis dalam memperbaiki biomekanik tubuh pasien. Berkat perawatan rutin yang dikuti, pasien tidak lagi merasa nyeri yang berlebihan sehingga bisa mengurangi dosis obat pereda nyeri yang dikonsumsi atau bahkan tidak lagi mengonsumsinya.
Fleksibilitas dan Mobilitas Meningkat
Hasil perawatan di Physiorehab bisa dilihat dari meningkatnya Range of Motion. Pasien yang sering merasa kesulitan untuk menggerakkan tubuh, seperti membungkuk, mengangkat tangan atau mengangkat kaki sekarang tidak lagi merasakan kesulitan ini.
Pasien mampu menggerakkan tubuh dengan normal kembali karena fleksibilitas dan mobilitas sudah meningkat berkat perawatan dan terapi yang dilakukan secara rutin. Peningkatan fleksibilitas juga dapat mencegah dan mengurangi risiko cedera akibat jatuh pada pasien lanjut usia.
Otot Menjadi Lebih Kuat
Program-program yang diadakan pusat rehabilitasi ini bukan saja ditunjukkan untuk mengurangi atau menghilangkan rasa nyeri saja tapi juga untuk memperkuat otot. Salah satu contoh program yang bisa memperkuat otot pasien adalah latihan resistensi.
Latihan tersebut dibuat dengan tujuan membangun kekuatan inti dan massa otot. Kalau pasien bisa menyelesaikan latihan ini dengan sempurna nantinya tubuh akan lebih stabil. Contohnya pada pasien yang menderita nyeri punggung tidak lagi merasa nyeri ketika mengangkat beban berkat otot punggung bawah dan perut yang semakin kuat sehingga mampu menyangga tulang belakang dengan sangat baik.
Pemulihan Kemandirian Fungsional
Pasien neurologis seperti pasien yang sedang menjalani perawatan pasca stroke akan mendapatkan hasil yang sangat memuaskan setelah perawatan di pusat kesehatan ini. Pasien yang sebelumnya tidak bisa berjalan tanpa tongkat, berbicara dengan jelas dan memegang sendok dengan baik sekarang bisa melakukan ini semua tanpa masalah dan tanpa bantuan.
Kondisi pasien bisa membaik berkat program-program yang ada di tempat ini. Setiap program yang diadakan bisa melatih otot dan otak agar bisa bekerja dengan normal. Meskipun pemulihannya tidak mencapai 100% tapi tetap bisa membantu pasien untuk kembali terjun ke lingkungan masyarakat dan beraktivitas.
Terhindar dari Cedera di Masa Depan
Selain bisa mendapatkan hasil yang langsung terlihat, pasien juga bisa menikmati hasil jangka panjang yaitu terhindar dari cedera. Kondisi ini terjadi karena pasien selama perawatan memperoleh informasi tentang pola gerak dan ergonomi yang benar.
Pasien yang mengalami cedera lutut atau anggota tubuh lainnya akan diajari bagaimana cara duduk yang tidak menyebabkan cedera dan cara mendarat yang benar ketika melompat. Edukasi ini akan memberikan informasi atau pengetahuan yang bisa digunakan di kehidupan sehari-hari sehingga bisa menghindari cedera yang sama di masa depan.
Faktor Utama Penentu Keberhasilan Perawatan
Perawatan atau terapi yang dilakukan tidak selalu berhasil, kadang hasilnya tidak maksimal dan kadang hasilnya sangat maksimal. Kondisi ini bisa terjadi karena beberapa faktor, berikut ini contoh faktor-faktornya.
Kepatuhan Pasien
Kepatuhan pasien merupakan faktor kunci kesuksesan terapi atau perawatan. Terapi yang dilakukan di pusat rehabilitasi biasanya hanya berlangsung 30 sampai 60 menit saja, sisa waktu 23 jam berada di tangan pasien. Kalau pasien tetap melakukan aktivitas atau kebiasaan yang dapat memicu masalah kesehatan maka terapi akan sia-sia.
Tapi akan berbeda kalau pasien rutin melakukan latihan mandiri sesuai instruksi yang diberikan tenaga medis atau ahli terapi. Pasien yang rajin berlatih atau rajin berolahraga di rumah akan mendapatkan hasil yang lebih cepat dibanding pasien yang hanya mengandalkan terapi di klinik saja.
Pola Makan
Tubuh yang bermasalah sangat membutuhkan nutrisi untuk memperbaiki dan memperkuat jaringan. Pola makan yang sehat menjadi salah satu cara terbaik untuk mendukung pembentukan sel-sel baru selama rehabilitasi dilakukan. Usahakan setiap hari mengonsumsi makanan yang mengandung banyak protein. Selain itu, pastikan untuk istirahat yang cukup setiap kali beraktivitas dan jangan lupa untuk tidur yang berkualitas ketika malam hari.
Konsistensi Waktu
Perlu diketahui dan dipahami bahwa terapi tidak bisa langsung kelihatan hasilnya kalau hanya dilakukan satu kali saja. Pasien harus melakukan terapi berkali-kali dengan rutin, jangan menunda-nunda terapi karena bisa mengakibatkan kondisi menjadi lebih parah.
Selain itu, pasien juga harus jujur dalam menjelaskan kondisi tubuh dengan terapis atau tenaga medis agar lebih mudah dalam menentukan terapi yang akan digunakan. Jika pasien bisa mengikuti jadwal terapi di Physiorehab dengan teratur maka proses penyembuhannya akan lebih cepat.



















